Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan Datangi Ayah Ponari (Dukun Cilik)

Pengobatan Ponari dan Jumlah Pasein yang Datang

Pengobatan Ponari dan Jumlah Pasein yang Datang

Siapa yang tak mendengar/melihat berita diTelevisi tentang Dukun Cilik asal Jombang, yang dengan batu saktinya itu katanya “bisa menyembuhkan segala Penyakit”. Batu sakti itu didapatnya setelah Ponari disambar petir, katanya batu itu pernah dibuang tetapi entah kenapa batu itu selalu ada walaupun sudah dibuangnya, akhirnya keluarga Ponari pun menyimpan batu itu. Bahkan dalam mimpinya itu batu itu bisa menghentikan semburan Lumpur Lapindo itu. Dan Tak tau bagaimana caranya batu itu digunakan keluarga dan Ponari itu untuk menyembuhkan dan membantu orang, dengan mencelupkan batu itu kedalam air minum. Berita dari mulut kemulutpun mulai menyebar tentang Dukun cilik Ponari itu, sehingga dari hari kehari jumlah orang yang berobatpun semakin banyak. Melihat jumlah orang yang berobat semakin banyak akhirnya dibentuklah panitia untuk mengatur mulai dari Kotak Amal untuk ponari, tempat parkir, dan mengatur antrian dan karcis.

YouTube- M.Ponari Dukun Cilik Sakti dari jombang (TVone)

Semakin hari jumlahnya semakin banyak bahkan dari luar daerahpun berdatangan. Sayangnya, antusiasme pasien mengakibatkan empat orang meninggal dan puluhan pasien lansia pingsan setelah berdesak-desakan antre dan berjalan di tanah berlumpur yang tingginya di atas mata kaki orang dewasa.Dari hasil kotak amal itu keluarga ponari dalam sehari bisa mengumpulkan uang sekitar 50 jt sehari. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan lagi akhirnya Praktek Dukun Cilik itu sempat ditutup sementara, tetapi buka kembali atas permintaan orang yang berobat, dan akhirnya tanggal 11 Febuari kemarin akhirnya Praktek itu ditutup kembali. Tapi setelah ditutup itu orang yang berobat yang sudah lama datang ketempat itu mulai resah akhirnya mereka mengambil air apa saja yang berasal dari rumah sang Dukun Cilik itu, bahkan air dari comberanpun mereka ambil.

Melihat kejadian/peristiwa yang terjadi ini Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun turun tangan karena disini ada unsur Eksploitasi terhadap seorang anak, dimana Ponari itu adalah seorang bocah yang masih duduk dikelas 3 SD dan semenjak mengobati orang sakit itu Ponari tidak pernah masuk sekolah, bahkan yang biasanya Ponari bermain dengan teman sebayapun tidak pernah lagi, dan ini dinilai telah melanggar Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, khususnya Pasal 6, 9, dan 10.

Penilaian itu dikemukakan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Masnah Sari, yang dihubungi SH, di Jakarta, Selasa (10/2) pagi. Seperti diketahui, dari hasil pengobatannya, Ponari bisa membangun jalan menuju rumahnya di Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang. Bahkan masyarakat sekitar kini berjualan di sekitar rumah Ponari dan memanfaatkan sebagian lahan kosong sebagai tempa tparkir para pasien.

“Biarpun sudah bisa membantu dengan membangun jalan dan menghidupkan ekonomi para tetangganya, tetap saja hak Ponari sebagai anak dilanggar,” tegas Masnah. Pengobatan tersebut membuat Ponari kurang istirahat dan kesehatannya bisa terganggu jika setiap hari melayani ribuan pasien.

Oleh karena itu, orang tua Ponari harus tetap diberikan penyuluhan tentang hak Ponari sebagai anak, jangan mengeksploitasi. “Orang tua Ponari tidak tahu tentang hak anak. Kalau ingin membantu banyak orang boleh saja, tetapi hak Ponari untuk beristirahat, bermain, mengenyam pendidikan jangan dilanggar,” tambah Masnah. Maka dalam waktu dekat ini KPAI akan pergi ke Jombang guna memberi tahu orang tua Ponari tentang hak-hak Ponari. “Kami tidak akan mengenakan orang tua Ponari dengan pasal-pasal UU Perlindungan Anak. Kami hanya ingin memberi tahu tentang hak-hak Ponari sebagai anak,”tambah,Masnah.

Satu Tanggapan to “Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan Datangi Ayah Ponari (Dukun Cilik)”

  1. Kasus Ponari memang fenomenal, kita harus belajar dari kasus ini bahwasannya berita dari mulut ke mulut yang belum tentu kebenarannya bisa menjadi luar biasa akibatnya. Pelajaran berharga ini kalau dikaitkan dengan Pemilu yang akan berlangsung di negara kita tercinta ini, perlu kita waspada jangan sampai kita terlena oleh berita yang belum tentu kebenarannya, apalagi yang disampaikan oleh caleg2 yang dari sisi pendidikan, sosial, ekonomi dsb belum jelas kenyataannya. Maka …. WASPADA…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: