Genderang perang terhadap premanisme

Genderang perang terhadap premanisme yang dikumandangkan Kabareskrim patut disambut gembira. Aksi premanisme memang kerap meresahkan warga. Namun agar tidak salah sasaran diperlukan kejelasan pengertian preman. Karena dalam praktiknya aksi premanisme bukan hanya dilakukan perorangan, tapi juga yang mengatasnamakan organisasi atau lembaga. Bahkan kegiatan ini lebih berbahaya.

Razia dilakukan menyusul seruan dari Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Susno Duaji soal pemberantasan preman. Operasi ini dilakukan sejak 2 November silam hingga situasi kondusif. Kepala Bareskrim Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Susno Duadji meminta warga membantu dan berjanji akan merespon laporan masyarakat dengan baik.

Razia serupa juga secara serentak dilakukan di beberapa daerah. Seruan Kabareskrim sepertinya tidak main-main. Ia mengancam mencopot jajarannya yang gagal menangani preman. “Kalau dia tidak berhasil, tolong dikritik Polda ini tak berhasil,” kata Susno.

Razia preman-preman yang sekarang lagi digelar jajaran polisi, razia-razia itu dilakukan untuk mengurangi dan menekan tindak criminal, dan juga membuat rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Razia preman-preman dilakukan disetiap titik dimana menurut laporan banyaknya preman-preman yang meresahkan masyarakat. Seperti di Teriminal-terminal, pasar-pasar, dan banyak lagi. Polisi beserta jajarannya menangkap semua preman yang berada disitu dan membawanya kemudian mereka diperiksa apakah mereka terkait tindak kejahatan atau tidak, jika mereka terkait maka mereka akan ditahan dan jika tidak mereka akan dibawa kepanti rehabilitasi.

Dengan Operasi seperti ini mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan dari Operasi ini dan juga membuat masyarakat/warga menjadi Aman dan Nyaman, karena selama ini banyak masyarakat/warga yang tidak merasa Aman dan Nyaman dengan banyak terjadinya Pemalakan, Penodongan,Pencopetan, dll dan ini terjadi ditempat-tempat umum seperti dijalan, dibis, diterminal, dipasar dll.

6 Tanggapan to “Genderang perang terhadap premanisme”

  1. Bagus banget dan sangat setuju pemberantasan premanisme, supaya kita sebagai warga masyarakat merasa aman dan nyaman disaat bepergian khususna diterminal dan dibis-bis. Maju terus dan berantas sampai habis.

  2. setuju dengan pemberantasan premanisme khususna diterminal kadang saya merasa tidak aman karena banyaknya preman-premen yang menjadi calo sehingga kalo kita masuk terminal itu kadang kt suka diikuti oleh para calo itu, mendingan ketemu orang yg sopan kadang kt menemui orang yang ga sopan sampai kt dipeped oleh para calo-calo. Untuk itu sy dukung razia preman dan pemberantasan premanisme.

  3. Jangan hanya ditangkap, diperiksa kemudian dilepaskan lagi….tapi harus dibina itu preman supaya dia tidak kembali lagi…

  4. iya bukan hanya preman-preman, tetapi pengamen yang meresahkan dan para pedagang asongan juga kadang suka memalak…

  5. dan Pengamen yang meresahkan juga tuh harus ditangkap…dan dirazia.kadang kita merasa resah dan terganggu dengan kehadiran mereka dibis kalo mereka minta secara ga sopan dan kadang memaksa..

  6. saya inget cerita temen saya…waktu itu dia mau pulang ke jawa dan naik bis di Pulogadung… waktu itu bis blm berangkat dan msih menunggu penumpang diterminal, waktu itu katanya didalam bis hanya ada beberapa penumpang, dan teman sy duduk ditengah sendirian, waktu ada beberapa pedagang asongan menghampiri pertama mereka nawari tetapi ada seorang pedagang asongan itu malah minta duit sama temen sy..dan pedagang asongan lainnya hanya diem dan malah seperti menghalangi temennya yg lagi malak dari penumpang lain. Dan kasihan waktu itu temen sy diambil uang semuanya sampai dia pulang kembali dan tidak jadi pulang kekampungnya.. kasihan banget temen sy itu.. Oleh karena itu sy dukung razia preman tetapi jangan mrek aja dan untuk Pedagang asongan diterminal khususnya dipulo gadung yg memalak itu supaya ditangkap juga..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: