Anda Berpikir……?? atau Anda Tertawa…Silakan

Marilah kita renungkan petuah-petuah dibawah ini, dan marilah kita pikirkan bagaimanakah kita seharusnya supaya dalam pergaulan, bersosialisasi dengan orang lain, teman atau siapa aja terjalin dengan baik dan harmonis. Sehingga terjadi saling menghormati dan menghargai.

“Barang siapa memusuhi orang yang dibawahnya, hilanglah kewibawaannya.”

“Jagalah diri kita baik-baik, usahakanlah kemuliannya,

karena kita dipandang manusia bukan karena kedudukan jabatan dan rupa tetapi kesempurnaan budi dan adab.”

“Janganlah kita abaikan permintaan orang, kalo tidak mau permintaan kita diabaikan orang.”.

“Tidak lurus keimanan seseorang kecuali jika hatinya lurus, dan tidak lurus hati seseorang kecuali jika lurus lidahnya”.

kita manusia dari 6,5 milyar penduduk bumi, hanya setitik buih di lautan, tapi kita harus percaya dan berusaha memberikan hal baik dan terbaik yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.”

“Semulia-mulianya manusia ialah siapa yang mempunyai adab,

merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,

memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.”

“Seseorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui kesilapannya,

cukup bijak untuk mengambil manfaat dari pada kegagalannya

dan cukup berani untuk membetulkan kesilapannya.”

“Jadikan diri kita bagai pohon yang rindang di mana insan dapat berteduh.

Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.”

“Tanda-tanda orang yang budiman ialah

dia akan berusaha gembira jika dapat berbuat kebaikan kepada orang lain,

dan dia akan berasa malu jika menerima kebaikan daripada orang lain.”

“Hidup ini seperti lilin menerangi orang lain,

janganlah hidup seperti duri menusuk diri dan menyakiti orang lain.”

“Kalau kita dapat membuka dan menutup telinga dengan mudah sebagaimana membuka dan menutup mata,

pasti akan terhindar dari mendengarkan kebatilan.”

“Hidup biarlah berbakti, walaupun tidak dipuji.”

“Bukti akal fikiran seseorang ialah perbuatannya, dan bukti ilmunya ialah ucapannya.”

“Fikirkan permusuhan kita akan dimusuhi,

fikirkan kebencian kita akan dibenci.

Tetapi sekiranya kita fikirkan kasih maka kita akan dikasihi.

Ini adalah hukum alam. Kita menjadi seperti apa yang kita fikirkan.”

“Kalau anda tidak mempu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya”

“Kemaafan mungkin amat berat untuk diberikan kepada orang yang pernah melukai hati kita.

tetapi hanya dengan memberi kemaafan kita dapat mengobati hati yang telah terluka.

Kemaafan yang diberi secara ikhlas ibarat pisau bedah yang boleh membuang segala luka emosi.”

“Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tidak boleh mencari sahabat

dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari.”

“Kata-kata yang diucapkan sembarang dapat mewujudkan perselisihan.

Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan kehidupan.

Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan.

Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkati.”

“Kebanyakan orang membuang banyak waktu dan tenaga untuk memikirkan masalah

dan bukan coba untuk menyelesaikan.”

“Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR.

Teman yang paling akrab adalah AMAL.

Pengawal pribadi yang paling waspada adalah DIAM.

Bahasa yang paling manis ialah SENYUM.

Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK”

“Lidahmu adalah bentengmu,

jika engkau menjaganya maka ia akan menjagamu

dan jika engkau membiarkannya maka ia tidak akan mempedulikanmu.”

“Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan,

dua tangan untuk memegang,

dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat.

Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita??

Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.

Itulah namanya CINTA”

Demikian sebagian petuah-petuah ini mudah-mudahan bermanfaat dan bisa menjadi koreksi untuk diri kita khususnya juga menjadi pemikiran kita.

4 Tanggapan to “Anda Berpikir……?? atau Anda Tertawa…Silakan”

  1. Memang betul kalo meliat dan membaca mengenai petuah2 itu kadang kita lupa dan tidak menyadarinya. Trimkasih dah sedikit tuk mengingatkan dan menjadikan koreksi tuk diri sendiri.

  2. “Semulia-mulianya manusia ialah siapa yang mempunyai adab,

    merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,

    memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.”

    itu salah satu petuah yang bagus. Memang kalo kita punya adab yang baik terhadap sesama insyaallah kt akan rukun dan dihormati oleh yang lainnya apalagi kt mempunyai kedudukan pasti orang dibawahnya akan menghargai. Tp kalo kt punya kedudukan dan adab kita jelek, tidak sopan sama dibawahnya, bicara seenaknya mentang2 dia berkedudukan.. Jangan harap orang yg dibawahnya akan menghargai dan menghormatinya. Makanya Jagalah mulai dari Ucapan jgn berbicara seenaknya dan jangan mentang2 punya kedudukan. Ingat Roda Dunia Berputar. Ada saatnya kita diatas dan ada saatnya kita dibawah. trims

  3. Iya apalagi dikantoran kalo orang yang baru saja mendapatkan kedudukan terus dia berbuat seenaknya tidak bs menjaga baik ucapan seperti tidak tau tatakrama dan tingkahnya, dia tahu peraturan dikantor tp malah diabaikannya karena dia menganggap bos sdh percaya sama dia. Seperti peribahasa lain “Kacang Lupa sama Kulitnya”.

  4. Yups. ” Kacang LUpa Kulitnya.’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: